Bagi beberapa orang yang memiliki cerita gay seperti diriku, mejadi seperti ini bukanlah pilihan. Sejak lahir sampai besar aku sudah memiliki ketertarikan kepada pria. Bahkan di saat aku sudah mempunyai istri aku masih berhubungan dengan kekasihku sesama gay.

Cerita gay yang mempunyai istri
Sebut saja namaku Putra, sekarang aku berumur 31 tahun, aku tinggal dan dibesarkan di kota pelajar Yogyakarta.
Saat ini aku telah menikah hampir 1 tahun tapi belum dikaruniai anak. Jujur saja, aku menikah karena tuntutan keluarga, tuntutan lingkungan, dan tuntutan sosial.
Aku menikahi istriku bukan karena aku mencintainya meski aku akui istriku sangat baik dan setia kepadaku. Sebenarnya aku cukup beruntung bisa memilikinya.
Satu tahun menjalani pernikahan bersamanya membuatku selalu merasa bersalah. Sampai sekarang istrku tidak pernah mengetahui siapa diriku yang sebenarnya.
Aku beruntung dilahirkan dengan rupa yang menawan, sehingga banyak pria maupun wanita yang menyukaiku. Ya, aku adalah seorang gay, penyuka sesama jenis atau yang biasa orang sebut homoseks.
Aku sama sekali tidak bangga dengan predikat tapi aku juga tidak memiliki kemampuan menghindarinya. Bahkan meskipun statusku sekarang sudah menikah, aku masih berhubungan dengan kekasihku sesama gay.
Sudah cukup lama aku berhubungan dengannya, mungkin sekitar 5 tahun, jauh sebelum aku mengenal istriku. Cintaku kepadanya juga sangat besar, jauh lebih besar dari istriku sendiri.
Sampai saat ini aku masih belum bisa mencintai istriku, aku juga tidak bisa memberi nafkah batin kepada istriku dengan sepenuh hati. Semua aku lakukan dengan terpaksa, tak ada hati, semua terasa hambar.
Baca juga cerita gay lainnya:
- Aku Jadi Lesbian Karena Kakakku
- Apakah Aku Lesbian atau Hanya Membutuhkan Kasih Sayang?
- Cerita Cinta Wanita Muslim dan Pria Ateis
Setiap malam aku merasa selalu tersiksa dengan beban ini, merasa menjadi suami yang tidak bertanggung jawab tetapi aku juga tidak kuasa untuk melepaskan pernikahan ini atau membuat pengakuan kepada istriku.
Aku tersiksa dengan perasaanku, aku tidak mau menjadi seperti ini, aku mau menjadi seperti suami-suami pada umumnya yang mencintai istrinya. Tapi kenapa aku tidak bisa? Kenapa usaha untuk mencintai istriku selalu gagal ?
Aku dilahirkan sudah menjadi homoseks seperti ini, aku tertarik pada pria sejak kecil bukan karena lingkungan atau masa lalu yang suram. Maafkan aku istriku, suamimu ini gay, suamimu ini menjalin hubungan dengan pria lain.
Punya pengalaman hidup untuk dishare ke pembaca ceritacurhat.com yang lain? Tulis dan kirim cerita Anda di sini!



Udah nyatai aja,hidup cuman 1x…lakukan apa yg ingin kau lakukan entah itu berdosa atau tidak,.itulah kehidupan harus ada warnanya gw malah kasih tau ke ort bahwa w gay..mereka emang kecewa awalnya,tapi lambat laun ort w menyerahkan sepenuhnya ke gw,asalkan gw gak dandan dan berperilaku seperti wanita.jadi tenang hidup w sekarang. Oya temen2 w juga pada tau kalo gw gay,mungkin bnyak org beranggapan jadi seorang gay mana ada wanita yg mau mendekatinya?! Kalo menurut w justru sebaliknya banyak yg mendekatinya untuk sebagai kekasih bahkan istrinya.
Sip coment yang aku suka
Iya lakukan saja…itu hak kalian
Tp jgn jadikan wanita biasa sebagai korban para pria gay untuk kalian nikahi hny utk menutupi aib kalian di hadapan masyarakat..
Karna dorongan manyarakat,dorongan orang tua juga kaum gay terpaksa menikahi wanita, kasih juga ceweknya buang2 waktu utk menikahi cowok gay, kalo ada lgbt itu di bina bukan di kucilkan,
Saya tidak setuju, walaupun saya sendiri gay. Bukan berarti klau gay maka diri ini harus bersenang-senang dan berbuat dosa apalagi menutupi aib nauzubillah manusia macam apa itu, kalian iblis atau manusia? Kehidupan ini sebenarnya bukan dimulai di dunia ini teman/saudaraku kita di dunia ini hanya sebagai perantara mencari amal sebanyak2nya. Cari lah manfaat sebanyak-banyaknya walaupun itu sakit tapi itulah yang sebenarnya harus di lakukan, bukanya mengikuti alur nafsu diri ini karena nafsu manusia itu tidak ada ujungnya. Jika memang ingin sembuh bisa lakukan hipnoterapi tapi jika tidak dapat sembuh, maka berdoa dan dekatkan diri dengan yang maha kuasa. Hidup tidak hanya 1x, masih ada dunia dimana semua manusia kekal nantinya. Kalian tahu apa tujuan manusia hidup di dunia ini? Oleh karena itu dekatkan diri kepada yang maha kuasa.
Jangan dengarkan komentar yang negatif. gay itu bukanlah takdir, tetapi penyakit yang pasti bisa disembuhkan, karena pada dasarnya, semua hal didunia ini berjalan sesuai dengan hukum alam, termasuk keteratrikan laki2 kpda perempuan. kalau ada yang tertarik dengan sesama jenis, itu sama halnya dengan melanggar hukum alam yang sudah ditetapkan oleh tuhan. Pasti, untuk masalah ini, anda akan menemukan jalan keluarnya agar bisa sembuh dari penyakit gay. nah, masalahnya, anda sendiri, tidak mau sembuh dari penyakit anda itu. coba, banyakin ibadah, dekatkan diri pada tuhan dan jauhi teman anda yang gay itu. anda harus memaksakan diri dari nafsu anda itu! ingat, anda sudah punya istri yang sayang kepada anda!
Saya lulusan pondok, saya hidup di pondok 6 tahun, saya sudah jadi gay sejak kecil, tapi saya juga tertarik kepada wanita, saya sering ibadah juga, bhkan saya sering sholat malam tapi memang sulit untuk menyembuhkannya,
Allah always be with us. Bismillah, semoga bisa menjadi laki laki yg sejatinya. Saya juga sedang berjuang.
Gan… mau tanya2 ttg komemtar agan…
ya saya setuju banget. HIdup itu cuma ada dua pilihan.. mau mengikuti nafsu atau hukum yg ditetapkan oleh Pencipta alam semesta ini.
Siapa pun punya potensi jadi pembunuh, perampok, gay, lesbian, atau apapun kalo ngkutin yang namanya nafsu.
Makanya bukan pemikiran kolot kalau banyak orang yg bilang satu2nya jalan ke fitrah adalah dengan kembali ke Si Penguasa Alam. Bukan cuma Anda para gay yang berjuang dengan nafsu. Sebagian besar orang, bahkan mereka2 yg bergamis syari’i dan berjenggot ala Rasul itu juga berjuang abis2an menahan nafsu agar dapat menjalani hidup dengan baik baik.
ya saya setuju banget. HIdup itu cuma ada dua pilihan.. mau mengikuti nafsu atau hukum yg ditetapkan oleh Pencipta alam semesta ini.
Siapa pun punya potensi jadi pembunuh, perampok, gay, lesbian, atau apapun kalo ngkutin yang namanya nafsu. Makanya bukan pemikiran kolot kalau banyak orang yg bilang satu2nya jalan ke fitrah adalah dengan kembali ke Si Penguasa Alam.
Bukan cuma Anda para gay yang berjuang dengan nafsu. Sebagian besar orang, bahkan mereka2 yg bergamis syari’i dan berjenggot ala Rasul itu juga berjuang abis2an menahan nafsu agar dapat menjalani hidup dengan baik. Kita semua berjuang melawan yg namanya nafsu.
Setuju bro, semua orang berjuang untuk memerangi nafsu, orang yg alim pun punya nafsu, tp mereka selalu menundukkan mata mereka karena mereka malu sama Sang Pencipta, begitu juga gay, hidup yg kekal di akhirat terserah pilih dunia yg fana dan singkat ini apa akhirat yg kekal. Sy juga cenderung suka laki2 tapi sy berusaha untuk menahan karena sya memilih akhirat, sy anggap ini adalah cobaan buat saya, dan saya ikhlas. Semoga kita2 yg memegang teguh dan berusaha untuk tidak kearah tsb mendapatkan pahala seluas langit dan bumi.. Keep spirit guys, i feel you.
Bulshit nyatanya mereka koleksi wanita kok istrinya aja bisa sampe 4 ala namanya kalau bukan nafsu juga? Di saat pria gay berjuang melawan diri Meraka sendiri apa yg di lakukan para pria bergamis dan berjenggot itu? Mereka hanya menikahi wanita yang membuat mereka tertarik kemudian menceraikannya ketika bosan dan mengganti dgn yg lain, omong kosong kalau mereka tau deritanya kaum gay, mereka nggak pernah melawan nafsu mereka sendiri, justru merekalah budak nafsu itu
memang rasanya itu menyakitkan..namun kamu harus tau berusaha melupakan hanya akan membuat diri dan hatimu semakin tersiksa,,jalani saja apa adanya nanti dengan berjalannya waktu pasti yang kuasa memberikan jalan buat anda,,itu saran dari saya,,terimakasih
DOMINOQQ
aku juga gay namun sebisa mungkin tetap memberi yang terbaik buat istri dan anak-anakku
Utk pria gay.. maaf sbelumnya… klo misal anda punya istri terbukalah kalau anda gay jgn menutupi dr sang istri…
Istri yg menerima apa adanya psti akan mengerti keadaan anda..
Bahkan mngkin saja istri anda bisa ikut membantu anda utk berubah…menghadapi bersama2…
Kalau anda trus menutupi selama hidup anda bersama istri anda.. apa lagi tak pernah memberikan nafkah batin pd istri anda selama hidupnya..
Apa anda tidak kasihan pd istri anda ? Kasihan istri anda menjadi korban…
Krn wanitapun ingin hidup bahgia bukan trsiksa krn mnjadi korban anda…
Maaf aku lancang…
Sy punya pacar gay dan hampir menikah. Tp syukur sebelum lebih lagi untuk melanjutkan hubungan kami sy menemukan dia kalo dia ternyata seorang gay.
Gimana caranya sista boleh tau ya kalo pacar Sista itu gay? Soalnya saya curiga juga pacar saya sekarang gay? Ada yg tau gak cara nya biar tau pacar kita itu gay atau bukan. Soalnya gak mau juga dunk kita di jadikan istri cuma untuk nutupin aibnya aja. Kalo dia jujur sama kita dari awal masih bagus lagi. Jadi kita sebagai perempuan boleh support biar dia sembuh.
Gak punya perasaan
[Press Release] Kepada rekan-rekan yang memiliki kenalan LGBT dan beliaunya memiliki keinginan yang kuat untuk bertaubat, dan berharap kuat untuk segera kembali ke fitrah, silahkan menghubungi Hamfaro Indonesia Foundation, insyaAlloh segera di follow up dengan pendampingan (terhadap mereka) oleh pihak-pihak yang berkompeten, dgn penanganan yg komprehensif berbasis syariat, medis, sosial, dan lain-lain.
Terlepas dari itu, menolak perilaku LGBT adalah wajib, lebih-lebih kita sebagai muslim. Sedangkan “menyayangi” mereka para pelaku LGBT adalah dengan mengingatkan dan memfasilitasi mereka untuk segera kembali ke fitrah.
Dengan mengingatkan, bukan berarti kita sok suci. Seorang sahabat tentu tidak akan tega menjerumuskan sahabatnya ke dalam jurang kenistaan, seperti LGBT, sebagaimana sahabat yang baik juga tidak akan pernah tega apabila sahabat yang disayanginya (karena Alloh SWT) terjerat dengan narkoba, maupun perilaku-perilaku menyimpang lainnya.
Bagi kita-kita yang tidak mampu untuk terlibat aktif dalam upaya penyembuhan, maupun berbuat secara konkrit baik berupa pendampingan, pendanaan, maupun bentuk-bentuk lainnya, cukuplah kita menyatakan sikap bahwa kita tidak setuju terhadap penyimpangan perilaku LGBT tersebut dan marilah saling mendoakan.
Bagi kita yang mampu untuk terlibat aktif, marilah kita untuk saling membantu dan tentunya juga saling mendoakan.
Sedangkan bagi kita yang masih saja keukeuh dengan mencibir bahkan menghinakan rekan-rekan kita yang telah bersusah payah dan berkenan untuk mencarikan jalan keluar dari permasalahan rekan-rekan kita yang lain, percayalah, sangat banyak sekali hal yang perlu kita diskusikan.
Best regards,
Hamfaro Indonesia Foundation
dimanakah lokasi Hamfaro Foundation ini ? bisakah online ? Saya jg memiliki ketertarikan dgn pria namun Alhamdulillah saya diberi kemampuan utk menahan diri sehingga saya tidak pernah melakukan apa yg dilakukan oleh kaum nabi Luth, namun begitu saya tetap butuh bimbingan dr pihak yg terpercaya.
LGBT , kenapa harus selalu di pojakkan , anda yang memiliki orientasi normal itu dengan mudah nya berkata , coba kalian rasakan apa yang dirasakan oleh para gay terutama jika sudah memiliki orientasi sex yang menyimpang dari hormon bukan karena pergaulan atau apalah …
Saya Gay , dan saya merasakan betapa sulit nya hidup di balik kebohongan hingga kini , terutama dari keluarga dan lingkungan .. Saya sudah berusaha untuk tidak mencintai pria , namun hasrat itu terus tumbuh dan tumbuh lagi , dan setiap kali saya menyukai orang bagi saya itu sebuah siksa batin dalam hidup saya , ditambah saya menyukai pria yang normal …
Saya bisa tuh, sedikit2 sdh bisa luntur, itu semua tergantung dari sugesti otak kamu, coba lebih konsentrasi dan Lebih serius lagi. Bayangin “barang”cowok itu menjijikan, bayangin kamu sesosok cowok tulen masa sama cowo juga, disitu kamu akan tersugesti dan hasrat nafsumu ke laki2 langsung ilang. Bissmillah ayo semangat, dengan sugesti tsb hasrat sy untuk nikah sangat tinggi dan menjadi PD untuk bisa membahagiakan istri nantinya.
Dengerin penyiyir.. Ga akan ada habisnya.. Cuy, semakin mereka mencibir semakin mereka mengundang karmanya. Ga usah dipusingin..
Jalani kedua kehidupan itu seindah mungkin.
Usahakan membagi segala sesuatunya seimbang agar istri dan pacar sejenismu tidak tersakiti.
Ketika semua hubungan yg kamu jalani akan terasa hampa. Maka ikuti apa kata hatimu. Bravo bro
Saya seorang pemerhati kaum LGBT, saya ingin menjadi sahabat bagi mereka. Walau saya sendiri termasuk heteroseks, tapi saya tidak benci atau menjudge mereka, saya justru ingin menjadi sahabat bagi mereka. Itu sebabnya saya membuka diri menerima curhatan dari mereka, mulai dari yang sudah bisa menerima keadaan mereka dan menjalaninya dengan berani, sampai dengan mereka yang masih sembunyi2 atau yang merasa berdosa dan ingin berubah/kembali. Semua kondisi hati mereka akan saya tampung dan siap untuk menjadi sahabat mereka.
Untuk itu bagi yang ingin diskusi tentang dunia LGBT, ingin curhat, atau bahkan ingin meminta nasehat, dan segala alasan, baik kelompok LGBT maupun tidak, silahkan hubungi saya via email
Dijamin 100% free (gratis) konsultasinya, dan saya beri jaminan anda akan jadi sahabat saya dan saya akan jadi sahabat anda. Dalam kondisi apapun setiap manusia butuh sahabat, karena sahabat selalu ada ketika kita gundah, ketika kita sendiri dan ketika tak ada tempat bagi kita untuk berbicara, serta ketika kita dipandang “lain” oleh dunia. Sahabat akan menjadi penguat, dan solusi terhadap berbagai masalah kita. Sahabat selalu meletakkan tangannya di punggung kita, menepuk-nepuk kita untuk memberi semangat dan kasih sayang kepada kita.
Terima kasih untuk yang bersedia meletakkan kepercayaan menjadikan saya seorang Sahabat..
Sahabatmu
Email ny apa??
Aku bingung hrus bgmna….?
bisa dihubungi dimana
Aku juga mengalami nya..hidup ini tak ada semangat.. Kadang merasa putus asa….aku takut….. Aku takut akan tujuan akhirat nanti…aku takut masuk neraka
kasian liat istrinya yg sabar ya mba
Hhmm apapun itu, LGBT ga masuk surga 🙁 sorry cuman sekedar mengingatkan 😮
menurut saya, menjadi gay atau memilih normal adalah sebuah pilihan, Tuhan sudah memberikan jalan dan petunjuk mana yg benar dan mana yg salah. kita manusia di beri akal untuk berpikir. yg menjadi permasalahn adalah apakah kita mau dituntun atau tidak,.mau mengendalikan nafsu atau tidak.
tentu melakukan perubahan menjadi lebih baik tidak mudah, hal yg pertama dilakukan adalah menyadari bahwa laki2 itu diciptakan bersama perempuan, sebagai penyejuk dan penerus keturunan. ketika seorang laki2 menyukai sesama jenis (gay) , begitu pun dgn perempuan (lesbi), perlu disadari ini adalah menyimpang…
disini perlu nya digunakan akal, akal akan bekerja sempurna seiring dgn penambahan pengetahuan dan tindakan, mulailah kaji dalam2 tentang agama anda, tujuan kita diciptakan, hak kewajiban. memang akan sulit. dalam tahap perubahan tentu ada masa2 gagal, tak mengapa asal tidak putus asa, selama Tuhan memberi umur kenapa tidak mencoba, setiap ujian pasti ada balasan. dgn terus berusahan saya yakin semua bisa.
semua tergantung kemauan dr diri sendiri dan lingkungan, jadi coba mulai memilih teman yg baik dalam artian bukan gay untuk mendukung perubahan kita. kalau perlu terbuka pada orang terdekat/ dipercaya agar bahwa anda ingin berubah. jdi perjuangan itu tdk hnya anda yg melakukan tapi orang lain pun akan membantu anda berjuang.
ingatlah kita hidup didunia ini tidak lama, mau sampai kapan terus2 an mengikuti penyimpangan. penyesalan selalu dtg terakhir.
LGBT mari bersaudara, merejapun manusia… Jangan menghakimi mereka.
Nengingatkan harus bersaudara wajib.
Saya merasa sama seperti Bapak (merasa dari kecil sudah “berbeda” dr anak laki2 kebanyakan meskipun saya jg beberapa kali menyimpan rasa suka terhadap perempuan), bedanya saya blm punya istri, tekanan batin memang, tapi tetap saja gay adalah suatu kesalahan. Saya sedang mencoba bagaimana menerima diri saya sendiri dan berusaha untuk menjauh dr hal2 berbau gay. Meskipun godaan sangat berat. Satu hal, yg terlahir menjadi gay banyak, apakah dia terjerumus atau menerima kodratnya sebagai laki-laki, itu pilihan. Hope you will be a good father for your son soon.
Akupun begitu, ingin rasanya menjauh dr gay, tapi setiap kali melihat lelaki yg kusuka aku tdk bisa mengendalikan nafsuku. Dan aku tau ini adalah dosa 🙁
Kalau hal ini terjadi di kehidupanku, aku akan tetap berpikiran positif. aku akan terus mendukung suamiku, apapun keputusannya, kalau dengan begitu dia bisa bahagia, why not? mencintai orang tidak harus selalu bisa memiliki. hidup ini hanya sekali,ngga usah di bikin ribet.aku lebih rela di madu dengan gay daripada di madu dengan wanita lain!!! kalau kenyataanya suamiku seorang gay,aku akan legowo namun tetap mencari jalan tengah agar pernikahan masih bisa diselamatkan demi anak-anak. Sebab Perceraian bukan jalan terbaik,Poligami dengan gay mungkin pengecualian (win win solution).
berdasarkan pengalaman pribadiku,Pesona seorang gay memang melebihi laki-laki normal ^_^. ( maaf kalau ada yang kurang berkenan dengan komentarku, sekali lagi ini pendapat pribadiku, terserah kalau ada yang tidak se-pendapat denganku mohon dimaafkan,tetapi tolong untuk tidak menghakimi,Terima kasih 🙂 ).
Salut bu, saya geram dg mereka yg berbohong pd istri tnpa ada tekat untuk memperbaiki, malah seolah dia merasa yg butuh pertolongan tp tnpa kemauan berubah, gak usah bawa2 agama tp palinf tidak secara moral, kan salah.
Kenapa tdk mencari wanita sperti bu olivia, jujur dr awal, jd tdk menyakiti siapapun.
Bukan malah menikahi wanita yg baik, dibohongi, disumpah atas nama tuhan untuk menjaganya, tp cuma bilang. Maaf iatriku aku gak bisa menahan nafsu dr pacar lelakiku. What the fukk,
Aku juga terus berusha tuk menjadi lebih baik.
Moga Allah swt selalu membimbingku menjadi yang lebih baik.Amin..
Saya pun mengalami hal yang persis sama. Terasa berat, namun masih berusaha bertahan. Entah sampai kapan. Semoga tujuan awal membahagiakan ibu ga berubah, dan tetap mendapat dukungan orang2 sekitar, termasuk kekasih yang kadang sabar kadang emosi ketika membahas keluarga.
sedikit banyak cerita ku sama dengan mas putra itu, saya sudah 7 bulan menikah, hanya saja saya tipikal orang yang keras mempertahankan keputusan saya, jauh sebelum nya, saya berkali kali di hianati oleh cowok, saya juga berkali2 menghianati cowok, putus nyambung putus nyambung sampai saya sampai di titik jenuh,, dan seetelah 3 bulan saya memutuskan unyuk mengakhiri hubungan dengan mantan saya, sya berpikir keras untuk mempertimbangkan pernikahan, sebelumnya jujur banyak wanita yang dekat dengan saya , tapi karna rasa itu tidak ada saya harus jujur kalo aku tidak mencintai mereka, hingga akhirnya saya ubah dan saya tekan pikiran saya untuk memikirkan masa depan saya, masa tua saya, bagaimana nanti saat saya tua, jika saya tidak punya anak, harta , jabatan dan apapun yang saya miliki akan sia sia saja, siapa juga yang akan mengurusi masa tua saya, dengan banyak macam pikiran yang amburadul saya memutuskan untk menikah, bukan sesuatu yang sulit untuk memilih wanita yang mencintai saya, yang sulit adalah menumbuhkan cinta ke wanita, yah..
seperti itulah hidup,, akhirnya saya sudah putuskan dengan segala resikonya dan tanggung jawabnya,
dan alhamdulillah sedikit demi sedikit saya bisa menjalani ini, mungkin bukan cinta, tapi tanggung jawab saya mengakatan bahwa saya harus menjaga istri saya,, dan meskipun bayang2 masalalu masih terus datang, saya tetap berjuang untuk mmpertahankan pernikahan ini, sekarang istri saya sudah hamil 3 bulan.
hal yang terpenting adalah seberapa kuat kita konsekuen dengan pilihan kita, pernikahan bukan hal yang main main, saat kita memilih menikah, maka terima konsekwensi itu, ikhlaskan masalalu.
Zammy, semoga gw bisa nyusul kyk dirimu,, you are on the right track dude.. Pikiranmu logis dan that’s the point, menikah akan menjadikan diri kita menjadi orang yg wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Kamu bisa saya pun pasti bisa, terima kasih atas sharing pengalamannya bro..
kalau anda muslim, coba cari praktek meruqyah islami. suruh orang pintar untuk meruqyah anda, biasanya ada jin homo/jin waria yg masuk di tubuh anda. rata2 jin tersebut sulit umtuk keluar karena mungkin dia tertarik dengan anda karena anda tampan. gak dewasa gak muda gak anak2 bisa dimasukin jin
Kalau pria gay itu berdosa,, maka saya mau bilang Tuhan itu tidak adil. Kenapa? Krn pria normal tidak butuh effort/usaha untuk mencintai wanita,, sedangkan pria gay ketika dia ingin mencintai wanita (yg notabene mengikuti perintah Tuhan), maka dia butuh effort atau usaha yg luar biasa smpai harus mngorbankan kebahagiaan sejatinya untuk mencintai wanita,,atau bahkan berpura-pura mencintai wanita seumur hidupnya.., sedangkan pria normal? Kalian tidak kesulitan, malah kalian bisa bahagia ketika bersama wanita. Lalu dimana letak adilnya? Atau apakah sebenarnya aturan heterogen/menyukai lawan jenis itu hanya asumsi kalian bhwa Tuhan akan berpikir itu yang benar?? Karena sy yakin Tuhan itu adil dan bijak.
saya setuju, tdk ada pengorbanan yg sia-sia apalagi berkorban demi taat kpd Tuhan, itulah hebatnya gay yg benar-benar taat agama, bisa berkorban meski tak cinta dengan wanita demi agamanya, buat kalian yg laki-laki normal bisakah kalian berkorban ketika istri kalian tak cantik lagi ? bagi wanita yg bersuami gay namun taat agama akan merasa aman karena kecantikan bukanlah syarat utk mendapat pengorbanan dan tanggung jawab dari suami, berhati-hatilah kalian para wanita yg terlalu bangga dengan suami normal krn suami kalian bisa mencintai kalian karena nafsu, karena tertarik dgn kecantikan kalian, bayangkan jika kalian tidak cantik lagi bayangkan jika kalian tidak menarik lagi bagi suami kalian, bisakah suami kalian tetap setia ?. Memang tidak semua laki-laki normal seperti itu, jadi yg menentukan baik buruknya seorang lelaki adalah bukan dari normal atau gay tapi dari kadar keimanan dan ketaatannya pada agama Tuhannya. Pilihlah laki-laki atau wanita yang baik agamanya, jika agamanya baik maka baiklah semuanya.
Sudah… perlahan tapl pastl jadl blsah. Cemumut ya. Semoga sukses…
Bajingan
Kau membohongi wanita yg tak punya salah padamu, jangan salahkan masyarakat, ortu ato tuntutan sosial, yg merasa tertekan dg society bukn cuma gay, banyak orang tertekan dg berbagai tuntutan social. Tp bukan berarti kamu bisa menzolimi orang lain, dan minta maaf, nangis seolah kamu yang terluka disini.
Kamu bajingan lemah yg gak punya keberanian untuk menunjukan drimu sendiri dan memilih mengorbankan orang lain.
Tidak akan Allah mengampunimu kecuali orang yh kau sakiti memaafkanmu.
Ingat ya berdosa pada Allah kamu bisa tobat. Tp menzolimi orang lain, susah.
Bicara disini seolah kamu tertekan,lemah gak berdaya… Dasar. Bayangkan juga istrimu. Apa kamu berharap orang akan simpati padamu?
Anggap nafsumu itu ujian, ujian orang beda2, dan ingat bukan cuma kamu yg diuji.
Halo salam dari indonesia juga.
Sy juga ingin curhat, sy seorang chinese memasuki kepala 30. Sy sudah mengetahui sy penyuka sesama jenis sejak kelas smp.
Sy sudah 2 kali pcaran (jangka panjang) dengan pria. Sebelumnya sy sangat bahagia, suatu hari sy sudah jujur kepada kedua ortu kalo sy seorang gay. namun ortu bersikeras agar sy mempunyai keturunan, dan sy pun di jodohkan dgn seorg wanita chinese, rencana tahun depan menikah.
Bagi kalian yg kaum beragama ataupun homofobia (pembenci gay), gampang sekali mengatakan kalo gay itu penyakit yg bisa sembuhkan.
Bagi sy, dan mungkin juga mayoritas kaum gay, pcaran ataupun sex dengan lelaki itu sudah “natural”, kalo kami melihat cew dengan badan sexy ataupun dada besar, kami tidak bisa tegang.
Kalo sy tanya kalian cew tulen, kalo kalian melihat wanita lain demgan dada yg montok dan badan aduhai apakah kalian bisa memaksakan diri untuk nafsu? Tentu tidak.
Jadi kalian kaum hetero (normal) tidak bisa menyamakan cara pandang kalian dengan kami kaum gay.
Teori itu gampang, tapi praktek hidup tiap” org berbeda.
Sy tidak tahu apakah sy harus jujur dengan calon istri atau tidak.
Di samping itu, sy memang ingin memiliki keturunan, namun sangat sulit untuk “bayar” wanita yg rela hanya untuk hamil, tanpa status menikah.
Saya seorang istri yg mmiliki suami yg mungkin gay..
Bberapa bukti kuat telah saya temukan.. Jujur saya sangat terguncang mendapati suami ternyata seorang gay.. Hampir setiap malam saya menangis.. Tidurpun tak nyenyak.. Slalu terbangun dan menangis lagi..
Saya sangat mencintai suami saya.. Walaupun saya tidak tahu di hatinya seperti apa k saya
… Setiap sholat saya berdoa supaya suami saya kembali k jln yg normal ..
Saya menikah hampir 2 tahun .. Namun kami melakukan hub suami istri lebih kurang cuman 15x.. Sudah 6 bln suami saya tidak menafkahi batin saya lagi… Saya sudah meminta.. Namun alasannya capek,ngantuk dll.. Jujur saya sangat tersiksa.. Menderita .. Sedih…
Kadang saya suka menyindir suami dgn membahas seputar gay.. Dgn harapan dy mau jujur k saya.. Namun sampe saat ini dy tidak jujur klo dy gay.. Sudah 2x saya mendapati dy chat sesuatu yg intim dgn pria.. Namun saya hanya diam menahan sendiri rasa sakit ini…
Mohon doa nya teman2 smw
Smoga suami saya mau jujur jika dy gay.. Saya akan memaafkan,mengikhlaskan saya anggap ini ujian yg d beri Allah k saya.. Saya tidak akan meminta cerai.. Saya akan membimbing suami agar dy berubah…
Saya sangat merindukan dy walopun dy tidur seranjang dgn saya.. Saya merasa dy jauh walau kami dekat.. Sedih benar2 sedih..
Kepada teman2 yg gay.. Cobalah berfikir berkali2 sebelum menikahi seorang wanita..
Cukuplah penderitaan ini sya yg rasakan..
Karna benar2 sangat menyakitkan menjalini hidup seperti ini.. Tolong jgn jadikan wanita korban !!!
Yg sabar ya sista.
Tapi menurut saya sih, jika dia memang mau berubah. Seharusnya dia jujur sama sista tentang keadaan nya dunk. Jika dia sampai sekarang pon masih menyembunyikan tentang status dia yg gay, itu artinya dia pon hanya menikahi sista untuk formalitas aja dunk.
Untuk para2 gay di luar sana. Tolong jangan jadikan perempuan2 korban penipuan kalian lagi. Sebelum menikahi seorang perempuan, coba jujur tentang diri kalian yg sebenarnya. Jangan tambahi dosa kalian lagi dengan mengkambing hitamkan perempuan.
Ingatlah tiada yg pasti kecuali kematian..
Yg mengantar kita ke alam kubur..
Disanalah smua perbuatan kita di dunia mulai diminta pertanggung jawabannya..bertobatlah sebelum terlambat
Saya salah satu wanita yg pada akhirnya baru tahu suami yg sangat saya cintai adlh seorg gay. Setelah 6 thn pernikahan kami. Setelah dia terdiagnosa mengidap HIV/AIDS. Dia sempat jatuh sakit,drop parah hingga kehilangan ingatan. Bobot badannya turun drastis,dn saat dirawat di rmh sakit sempat mengalami koma. Dokter di rmh sakit yg mengabarkan kpd saya dia mengidap virus itu. Saya ttp berbaik sangka,bs jd akibat suka bercukur rambut ditmp2 umum yg kurang higienis,hingga pergaulan dg tmn2nya dimasa lalu. Ternyata setelah dia “hidup kembali” dr masa kritisnya,dn dlm perawatan penuh kasih dirmh kami, br saya tergerak utk membuka riwayat di handphone nya. Hancur hati saya,ternyata dia adlh seorg gay. Dn pd akhirnya dia pun mengakuinya. Bersyukur saya kpd Allah Yang Maha Penyayang,saya tdk terinfeksi virus tsb.
Pantas selama menikah,dia sangat enggan memberi nafkah batin,dg banyak alasan. 6 thn pernikahan bisa dihitung jari dia memberi nafkah batin. Tp karena cinta yg besar,saya selalu memaklumi,smp menangis sendiri. Kini saya memutuskan bercerai dgn nya, krn rasa sedih merasa dibohongi, dn berisiko tertular penyakit yg dia idap. Mohon kpd kalian, para pria yg menyadari ” kondisi tak normal” dlm.diri kalian ,,jgnlah tega menikahi wanita jika kalian berisiko menularkan penyakit yg blm ada obat penyembuhnya ini.
saya ngerasa sama kaya yg mba alamin. dua tahun pernikahan belum dikaruniai keturunan. suami saya pun belum mau jujur masalah ini. awalnya sabar dan ikhlas mba, lama lama saking terlalu lama simpen aib ini, badan saya mulai drop dan sakit-sakitan. semoga semua laki laki gay atau biseks sekalipun sadar dan terbuka dengan istrinya. dan untuk yang belum menikah, supaya bisa berfikir dua kali untuk menyakiti hati perempuan, karena rasanya itu sakit banget. kaya ga punya harapan hidup sama sekali.