Dugem dan Narkoba Membuatku Terdampar di Pusat Rehabilitasi

January 1, 2011
By

Narkoba dan kehidupan malam selama hampir 2 tahun membuat semua cita-citaku lebur. Harta orang tua kuhabiskan hanya untuk barang haram dan menikmati kebebasan. Kini, dugem (dunia gemerlap) telah mengirimku ke panti rehabilitasi.

Semua masih kusyukuri karena akhirnya aku masih mampu menghindar dari jeratan kehidupan hina ini. Meskipun aku harus berjibaku melawannya dengan seluruh jiwa ragaku. Oh ya sebut saja aku Linda (samaran). Aku dilahirkan di tengah keluarga yang berkecukupan. Ayahku seorang juragan kopi, sementara ibuku seorang pejabat di salah satu instansi pemerintahan di kota ini.

Kehidupan ayah dan ibu yang dipenuhi kesibukan, membuat aku dan 3 saudaraku terlantar. Secara materi kami memang dimanjakan dengan berbagai fasilitas, baik kendaraan, uang saku hingga semua keperluanku terpenuhi. Tapi satu yang tak pernah ayah dan ibu berikan, yakni kasih sayang. Mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga melupakan kami anak-anaknya yang begitu merindukan belaian kasih orang tua.

Sampai akhirnya, kakak yang pertamaku tewas karena overdosis putauw. Adikku yang bungsu juga ikut-ikutan terlena di dunia hitam. Ia kawin lari dengan pacarnya gara-gara hamil di luar nikah. Semua cobaan yang menerpa keluargaku seolah lengkap sudah ketika aku juga mulai mengenal kehidupan malam bersama teman-temanku. Dugem bukanlagi Cerita langka untukku.

Narkobalah yang merusak semua kehidupanku. Aku mengenal barang haram ini dari kekasihku yang masih satu kampus denganku. Sampai aku benar-benar dibuat terlena. Hampir dua tahun lamanya aku mengkonsumsi narkoba, semua kudapatkan dari pacarku. Bahkan, kesucianku rela kuserahkan demi mendapatkan barang itu.

Kehidupan bebas yang kugeluti bersama pacarku telah membuat aku mengenal semua kenikmatan semu itu. Kami tak ubahnya pasangan suami isteri yang tak lagi mengenal waktu dan tempat untuk bisa melampiaskan hasrat. Kutahu, semua karena pengaruh obat-obatan itu.

Bahkan karena sudah ketergantungan tinggi, semua harta orang tuaku aku jual demi mendapatkan barang itu. Seminggu saja aku tak menenggaknya, rasanya mati semua sendi-sendi hidupku. Belakangan ketika barang itu sudah mulai langka didapatkan, aku harus rela merelakan mobil pemberian ayah untuk kubarter dengan barang itu. Meskipun kedua orangtuaku tahu kalau aku sudah menjadi pecandu narkoba, namun mereka tetap tenang saja, seolah tak terjadi apa-apa denganku. Inilah yang membuat aku makin putus asa dan benar – benar tenggelam dalam dunia itu.

Dalam masa – masa kritis yang hampir tak mampu lagi menyelamatkan diri dari gerogotan obat terlarang itu, aku bertemu dengan seorang pemuda yang kebetulan alumni pesantren. Ia masih tetangga dekatku. Rupanya diam-diam dia memperhatikan semua kelakuanku selama ini.

Perhatiannya sungguh membuatku meneteskan air mata. Pikirku, ternyata masih ada orang yang menginginkanku dalam kebaikan. Perlahan ia mulai memperkenalkan aku dengan semua yang berhubungan dengan agama Allah. Setiap saat kalau ada waktu, ia tak bosan menemuiku di rumah untuk memberiku petunjuk agar bisa kembali ke jalan Allah.

Mulailah kemudian aku sadar akan kekeliruanku selama ini. Meski masih sering tergoda oleh obat itu dan seolah tak mampu lepas darinya, namun kehadiran seorang sahabat ternyata begitu kuat. Ia pun menyarankan aku masuk panti rehabilitasi sebagai langkah awal memulai hidup baru.

Tak terpikir lagi yang lain, aku langsung masuk panti dan mulai hidup di sana. Aku masuk saat Ramadhan lalu. Hampir setiap malam aku menangis karena menyesal. Kini aku menghabiskan waktu di panti rehabilitasi. Dan semangat hidupku pun mulai tumbuh kembali. Terima kasih sahabat.

Tags: , , , , , ,

13 Responses to Dugem dan Narkoba Membuatku Terdampar di Pusat Rehabilitasi

  1. kapten pethuk on February 28, 2011 at 8:05 pm

    siip,,,, gw saalut ama loe,,,
    gw kasih ibu jari jempol semua buat loe,,,, alangkah lebih indah dak nikmat nya,,,,
    jika kesadaran itu berawal dari diri loe sendiri,,,,
    tp, oke,,,, good luck,,,,

    • ami on March 7, 2011 at 5:22 am

      betul betul betul,bukanya orang tua tak sayang ma anak,mereka kerja kan juga demi memenuhi kebutuhan kalian,kalau orang tua tak kerja,kurang uang,kalian jual diri alsan orang tua tak da biayalah dan sebagainya,kamu sgalanya mudah didapat tak disyukuri malah gak karu2an,pemuda/di jaman sekarang memang mikirnya pada gak pakai otak,nafsu mulu diduluin,orang tuaku berantem mulu dr mulai aku kecil,aku gak pernah tuch kenal yg namanya drugs,minuman keras n gengnya,alhamdulillah,masih lurus2 aja.untung lo gak OD,

      • kenrick on March 19, 2011 at 9:31 am

        bener2 gua salut…gua yakin buat ngelakuan nie smua butuh yg namana pengorbanan, dan bayar harga…gud luck..

      • riza on April 6, 2011 at 4:56 am

        aku bener” salut ama kamu… aku yakin untuk ngelakuin semua ini perlu ada pengorbanan… good luck

      • w n on May 19, 2011 at 6:12 pm

        betul pendapat ami..!n salam buat temen kamu all the best n dont lose hope…don’t forget your parents still love you….

  2. anonim on March 13, 2011 at 7:54 am

    alkhamdulillah…
    bersyukurlah atas Hidayah-Nya
    semoga hal ini menjadi pelajaran bagi kita semuanya

  3. dodo on April 3, 2011 at 2:32 am

    alhamdulillah..kalian masih beruntung masih merasakan nikmatnya hidup berkecukupan cuman ada salahnya ..yaitu tidak mensyukuri
    aku dari kecil jualan koran untuk biaya hidup dan sekolah..hingga tamat smp rang tuaku sekedar pedagang kripik singkong keliling kami hidup paspasan …susah tapi bahagia alhamdulillah pengalaman dari aku jualan koran dagang grengan bisa menyelesaikan kuliah dan sekarang telah bisa berbagi dengan kedua rang tua bahkan menaikan haji beliau memberikan rumah yang layak…Amien semoga menjadi hikmah buat kita semua

  4. Tardytumardi on April 29, 2011 at 2:57 pm

    Syukur lah klw mash mau ber tobat.karna pintu tobat milik kita smua?dan jngan lah mengulangi lg krna itu perbuatan setan?setang yg sangat di benci tuhan?wasalam tardytumardi

  5. uongngg on May 1, 2011 at 8:40 pm

    sejujurnya sih ini corny bgt ceritanya

  6. Den on May 7, 2011 at 12:20 am

    Sekali coba terbelenggu ,

  7. jas satria on September 20, 2011 at 9:37 pm

    very nice.

  8. wawan penuh kasih on November 1, 2011 at 4:10 pm

    haaloow saudaraku yg berbahagia:),,
    Saaya mungkin hanya memeberi sedikit saaran
    yaah ,, terimalah dengan lembut n jernih,, ketikaa ujiaan yg menanti kamu itu syukurilaah
    janganlah engkau menganggap itu sebuah masalah
    itu ssebenarnya adalah sebuah proses
    pembelajaran n sebuah penghargaan ,, manusia memang tak pernah lepas dari sebuah
    kesalahan tetapi manusia juga tak pernah lepas
    daru sebuah harapan,, berharap untuk menjadi lebih baik/sebailknya
    manusia slalu di hadapkan oleh sebuah keputusan,, Apakah Mau mengambil keputusan baik/buruk,,
    Itulah pilihan anda,, N slalulah beri kepantasan dalam diri anda karna itu
    adalh penentu kehidupan anda,, Sukses yaa ,,, Bersama tuhan adalah segalanya,,

  9. surini on November 19, 2011 at 6:08 am

    salam….sebeumnya bukan aq menggurui tp untuk kisah hidup mu yang aq bc di atas kurng lbh pernah aku alami…tp Alhamdulilah aq tdk sampai jauh menjalani kehidupan yang hitam itu,setidaknya u skrg mulailah kamu untuk mendekatkan diri kpt Allah swt,dan mohon ampun atas segala yang kamu laukan,segeralah mendekatkan diri dengan Orang tua dan keluarga terdekat,insya Allah smua akn dpt teratasi………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Feature

Jangan Tangisi Apa Yang Bukan Milikmu

By

Dalam kehidupan ini, sering kita merasa sedih,, sedih sekali, merasa kecewa.. kecewa sekali. Sesuatu yang disayangi lepas dari genggaman, keinginan yang tidak kesampaian, kenyataan...

Read more »

Jodoh Yang Hilang – Mario Teguh

By

Engkau yang cintanya tak berbalas, kudengar senandung lirihmu Aku melihatmu berjalan dengan dia yang bukan aku, bertaut jemari dalam senyum dan tawa kecil yang...

Read more »

Heboh! Peredaran Situs Cerita Seks di Internet

By

Kata kunci "Cerita Seks" menjadi salah top searching di internet. Ada ribuan draft cerita berbahasa Indonesia yang beredar dari milis ke milis dan blog...

Read more »

Booming Cerita Sex di Internet

By

Booming internet ternyata juga membuat booming situs sex. Dari trafik Alexa di ketahui pencarian kata kunci bertema sex mencapai lebih dari 30% setiap harinya...

Read more »

Cerita Dewasa di Situs Cerita-Cerita Seru (CCS)

By

Nampaknya Pemerintah melalui kementrian negara Infokom berhasil membuat pengelola situs cerita-cerita dewasa keder. Setidaknya itu terlihat dari merosotnya jumlah website dalam kategori cerita dewasa...

Read more »