Suami Selingkuh Saat Aku Hamil

Kehamilan yang seharusnya menjadi perekat hubungan antara aku dan suami justru menjadi awal kehancuran rumah tanggaku. Sampai sekarang aku masih tidak habis pikir, kenapa suami tega selingkuh saat aku hamil.

Aku adalah seorang Dokter di Rumah sakit swasta di kota Jogja dan suamiku juga seorang dokter di salah satu rumah sakit Negri di kota Solo.

Aku seorang ibu muda yang belum lama menikah, tepatnya kami menikah di ujung bulan Mei 2015. Belum genap 2 taun usia pernikahan kami tapi banyak sekali cobaan yang harus aku alami sendiri.

Aku memang wanita pekerja kerja, karena aku harus ikut membantu kedua orangtuaku yang kurang sehat untuk menyekolahkan adikku.

Saat itu kami tidak kunjung di karunia seorang putra, semua program kehamilan sudah kami lakukan.

Di penghujung Ramadhan saat itu Bakda sahur, aku menemukan pesan singkat dari Whastapp suamiku, dimana isi pesannya sangat mencurigakan bagi aku.

Bahkan wanita teman chat suamiku itu kaget setelah aku ganti profil di WA suamiku dengan foto kami berdua.

Spontan aku berteriak karena aku tipe orang yang emosi berat, aku marah tapi mencoba sabar karena aku tau ini adalah sebuah cobaan.

Pada akhirnya suamiku meminta maaf dengan menangis di hadapanku, akupun pun memaafkannya.

Selang beberapa bulan, tepatnya September 2016 aku dinyatakan hamil oleh dokter, sujud syukur aku sangat bahagia sekali, begitu juga suamiku.

Karena kita sangat kahwatir dengan keadaan kehamilanku, aku memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dan meninggalkan profesiku demi menjaga kehamilanku.

Ternyata tidak lama kemudian, selang 1 bulan suamiku bertingkah aneh lagi. Aku sangatlah peka, sekalipun dia menutupi dan seakan tidak terjadi apa apa, tapi aku memiliki feeling yang kuat.

Baca juga:  Karena Kebodohan Sendiri, Akhirnya Aku Hidup Merana

Tengah malam aku membuka BBM nya, dan dia kembali menyakiti aku untuk kedua kalinya. Aku marah aku tidak kuat dengan perlakuan suamiku.

Atas nasehat sahabatku, aku memaafkan kesalahan suamiku lagi demi janin yang sedang aku kandung.

Tetapi tidak ada 2 bulan dari kejadian itu, aku mendengar kabar buruk dari salah satu rekan kerjaku dulu, bahwa suamiku ada main di belakang dengan seorang tenaga kesehatan di rumah sakitnya.

Karena aku wanita yang tidak ingin terlalu lama memendam dan diam, aku bergegas mencari informasi tentang kebenaran itu, dan semua menjadi jelas, suamiku memang ada main dengan wanita itu.

Sontak hatiku bergetar tercabik cabik, aku tak kuasa menahan air mata tumpah, lagi lagi suamiku seperti itu. Karena janin yang aku kandung aku memaafkannya lagi.

Entah sampe kapan semua ini berakhir, di kehamilanku yang menginjak 5 bulan, aku kira semua akan baik baik saja, karena suamiku sangat memperhatikan aku setelah kejadian itu.

Hari-hari kita lalui dengan begitu bahagia, tak sekali dia ajak aku jalan jalan untuk melepas penat.

Yaa Mungkin Tuhan sangat sayang padaku, waktu itu pagi buta aku bangun tanpa sengaja kutengok handphone suamiku, ada pesan dari Line.

Sangat mengejutkan sekali, rasanya lemas badanku membaca pesan itu. Ternyata suamiku selingkuh dan telah menjalin hubungan sejak aku hamil.

Sontak telingaku serasa berdenging dan aku ingin sekali memukul wajah suamiku yang masih tidur terlelap. Wanita itu tidak lain dan tidak bukan adalah mantan suamiku waktu masih kuliah.

Aku sangat hancur aku sangat kacau sekali, aku stres dengan semua ini. Kenapa di saat aku hamil di kehamilan yang sangat kami dambakan suamiku tega mengkhinati pernikahan kami.

Baca juga:  Selingkuh dengan Teman Kantor Saat Suami Studi di Luar Negeri

Aku terdiam, rasanya aku ingin menyudahinya sekarang juga, suamiku terus meminta maaf padaku tapi aku bukan malaikat yang terus bisa memaafkan setiap kesalahan yang dia perbuat, karena luka ku kemarin belum kering di tambah luka baru yang lebih menyakitkan sekali.

Tuhan aku bingung harus apa yang akan ku lakukan apa lagi yang akan terjadi. Aku hanya berdoa jadikanlah aku wanita yang kua, jadikanlah anakku anak yang lahir dengan sehat dan kuat, lebih kuat dari bundanya.

***
Punya pengalaman hidup untuk dishare ke pembaca ceritacurhat.com yang lain? Tulis dan kirim cerita Anda di sini!

Loading...

Leave a Reply