Suamiku… Manusia Tidak Bertanggung Jawab

January 12, 2011
By

Kisah Nyata – Pertengahan tahun 2008 tepatnya bulan september aku berkenalan dengan seorang pria bestatus duda tanpa anak dari sebuah komunitas di dunia maya. Awalnya hanya sebatas sms, bertukar friendster dan sesekali telpon.

Sekitar awal puasa di tahun yang sama kami sepakat untuk bertemu. Oya status saya pun waktu itu janda anak dua. Dari pertemuan tersebut mungkin itulah yang di sebut kertarikan kan kami satu sama lain. Dan beberapa waktu kemudian aku pun di perkenalkan oleh semua keluarganya.

Pikirku mudah2an ini awal yang baik dan dia laki-laki yang cukup baik, santun dan berniat tulus. Kedua keluarga pun ahkirnya saling tahu dan kami tidak mengalami masalah. Akhirnya suatu saat dia pun melamar ku. Hatiku saat itu senang, dan tidak percaya apa ini mimpi atau bukan. Karena sejak kegagalan rumah tangga ku yg kubina selama 9 tahun ahkirnya kandas juga aku masih trauma.Tapi dengan menyandarkan diri pada Allah, aku yakinkan hatiku mudah-mudahan dia pilihan Allah untuk ku.

Aku mau menerimanya karena dia kelliatan peduli dan sayang dengan anak-anakku.Saat itu aku seperti di hadapkan dengan kekuatan baru. Aku berusaha menghilangkan rasa traumaku.Karena kupikir selain aku pun butuh pendamping,anakku juga butuh figur seorang ayah.

Beberapa bulan setelah masa pacaran kami, aku merasa ada sesuatu yang janggal dengan pribadinya. Dari mulai ketidak pekaannya terhadap keadaanku, sikap tertutup dan meminjam uang dari mulai yang kecil sampai jumlah yang cukup lumayan.

Buatku selagi itu bermanfaat aku tidak masalah. Asal jujur dan dia tidak oprtunis terhadapku. Intinya dia begitu tergantung secara finansial terhadapku. Aku hanya berfikir,toh dia calon suamiku.Untungnya sebagai guru privat penghasilanku cukup lumayan bahkan lebih besar daripada suamiku. Suami berkerja sebagai tenaga honorer di instasi pemerintah,yang tinggal menunggu penggangkatan PNS saja. Buatku semua itu tidak masalah karena uang, pangkat itu adalah penunjang dalam rumah tangga.

Ternyata menjelang bulan-bulan mendekati pernikahan kami, bak disambar geledek dengan seenaknya dia minta menunda pernikahan dengan alasan masih kuliah, keterbatasan penghasilan dan sebagainya. Aku marah besar mendengar pernyataannya, pikirku enak sekali dia mengambil keputusan secara sepihak. Setelah kami break, akhirnya niat menikah pun terus berjalan. Jujur hatiku down sejak dia bicara begitu.

Awalnya dia mengajakku untuk menikah siri, aku tidak setuju tapi setelahh aku menyetujuinya. kedua rang tuaku dan dia pun tidak masalah.Kami belum tinggal satu rumah karena biar lebih afdol saja. Pesta pernikahan akhirnya tiba. Dengan pesta seadanya, acarapun penuh khidmat tanpa ada cacat.

Kami bak pengantin baru saat itu.. tapi hanya bertahan 2 bulan saja kebahagiaan ku reguk (kami menikah tahun 2009), setelah itu kami mengalami konflik komunikasi yang cukup pelik. Ternyata aku baru sadar bahwa suamiku ini tipe adventur, tidak mengenal aturan, tidak sensitif, selfish dan mungkin opportunis. Hampir mirip dengan mantan suamiku.

Ya allah… sejak pertengkaran hebat itu, suami memutuskan keluar dari rumah orangtuaku. Bukan aku membangkang perintah suami untuk ikut bersamanya tapi waktu itu aku mengganggap untuk bersabar sedikit supaya uang yang ku kumpulkan bisa mengontrak rumah, tapi dia tidak perduli.

Aku coba untuk mengalah dan bersabar, karena ini mungkin ini semua ujian hidup untukku supaya ibadahku lebih baik lagi. Sampai saat ini pun dengan keadaan hamil janinnya, dia masih meninggalkan aku dan anak-anakku walaupun kami satu kota. Nafkah bathin jelas tidak terpenuhi, lahirpun hanya sekedarnya – Konseling.net

Tags: , , ,

2 Responses to Suamiku… Manusia Tidak Bertanggung Jawab

  1. lisa on July 25, 2011 at 3:07 am

    mba dunia maya itu jangan di percaya ,dia bilang sayang atau cinta anggep aja hiburan ,lelaki itu di dunia maya cuman iseng doang ama perempuan ,jadi kita perempuann harus pintar dan pandai apa lg setatus kamu ,gak beda jauh ama aku ,sabar ya mba semua itu ada hikmanya

  2. meneketehek !! on October 5, 2011 at 7:30 am

    betul ntu mbak…
    sedangkan orang yg kita kenal saja belum tentu semua sifat’a kita tau
    apa lg orang yg hanya kenal lewat dunia maya !! :@

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Feature

Jangan Tangisi Apa Yang Bukan Milikmu

By

Dalam kehidupan ini, sering kita merasa sedih,, sedih sekali, merasa kecewa.. kecewa sekali. Sesuatu yang disayangi lepas dari genggaman, keinginan yang tidak kesampaian, kenyataan...

Read more »

Jodoh Yang Hilang – Mario Teguh

By

Engkau yang cintanya tak berbalas, kudengar senandung lirihmu Aku melihatmu berjalan dengan dia yang bukan aku, bertaut jemari dalam senyum dan tawa kecil yang...

Read more »

Heboh! Peredaran Situs Cerita Seks di Internet

By

Kata kunci "Cerita Seks" menjadi salah top searching di internet. Ada ribuan draft cerita berbahasa Indonesia yang beredar dari milis ke milis dan blog...

Read more »

Booming Cerita Sex di Internet

By

Booming internet ternyata juga membuat booming situs sex. Dari trafik Alexa di ketahui pencarian kata kunci bertema sex mencapai lebih dari 30% setiap harinya...

Read more »

Cerita Dewasa di Situs Cerita-Cerita Seru (CCS)

By

Nampaknya Pemerintah melalui kementrian negara Infokom berhasil membuat pengelola situs cerita-cerita dewasa keder. Setidaknya itu terlihat dari merosotnya jumlah website dalam kategori cerita dewasa...

Read more »