Aku Berdosa Mencintai Suami Orang

Aku yang begitu lugu mudah saja jatuh cinta ketika seseorang memberiku sedikit perhatian. Ketika aku betul-betul mencintainya, aku baru tahu kalau dia suami orang.

Sebut saja namaku N, aku berasal dari daerah Ketapang, Kalimantan barat.Ini adalah kisah nyata yang pernah aku alami, semoga menjadi pelajaran hidup bagi para pembaca sekalian.

Aku adalah anak ke tiga dari empat bersaudara. Dari ke tiga saudaraku, hanya aku yang dapat menamatkan sekolah hingga perguruan tinggi.

Sedangkan adik dan kakak-kakakku hanyalah lulusan SD dan SMP, itu mungkin karena keadaan ekonomi keluargaku yang serba kekurangan.

Ini adalah awal kisahku, pada tahun 2006 tepatnya aku masih duduk di bangku SMA kelas tiga di sebuah sekolah swasta di daerahku, karna jarak antara sekolah (sebut saja kota S) dan rumah tempat tinggalku (sebut saja kota E) sangat jauh, maka aku putuskan untuk tinggal di kost bersama temanku di daerah tempat aku sekolah tersebut.

Suatu malam datanglah teman sekolahku bersama seorang teman sebut saja Eri (nama samaran) di tempat kostku. Sebelumnya aku belum mengenalnya, dan dari pertemuan tersebut aku mengenalnya dan sampai akhirnya kami menjalin hubungan pacaran. Dan selama menjalin hubungan tersebut aku tidak mengetahui kalu dia ( Eri ) sudah beristri dan mempunyai seorang anak.

Lama kelamaan salah seorang keluarganya bercerita kepadaku kalau Eri sudah beristri, betapa hancur hatiku, orang yang selama ini ku sayangi dan ku kira masih lajang adalah suami orang, aku menangis saat itu aku merasa telah di bohongi oleh orang yang sangat aku cintai.

Di saat Eri menemuiku, dia mengakui kalau dia telah beristri, saat itu juga dengan amarah yang tinggi ku katakan “mulai saat ini kita putus, jangan pernah lagi kamu menemuiku, karena ku tak sanggup melanjutkan hubungan ini, aku tak ingin menyakiti hati istrimu dan hatiku terlalu jauh lagi“.

Baca juga:  Cinta Pertamaku Berakhir Di Liang Kubur

Di saat itu juga Eri langsung menarik tanganku dan memelukku dengan pelukan yang hangat yang selama ini selalu kurasakan nyaman dan aman bila berada dipeluknya, kemudian dia berkata “aku tak ingin berpisah darimu, selama ini aku sangat mencintaimu, dan sampai kapanpun engkau tak akan pernah ku lepaskan, dirumah tanggaku aku tidak pernah merasakan mencintai dan dicintai oleh istriku, semuanya hampa, aku tidak pernah dianggapnya sebagai suami, aku hanya diperalatnya untuk pencari hata kekayaan dan materi untuknya, hanya karena anakku aku bertahan, jadi jangan tinggalkan aku”. Dia kecup keningku dengan mesranya, hingga akhirnya aku luluh dan tidak jadi memutuskannya.

Walaupun aku sudah mengetahui statusnya, tapi hubungan ini tetap berlanjut, karena mungkin aku juga tidak sanggup untuk berpisah darinyanya. Hingga perselingkuhanku ini berjalan setahun lamanya.

Kuakui aku semakin sulit lepas darinya karena aku telah berani menyerahkan kegadisanku kepadanya. Bukan sekali, tapi hubungan terlarang itu menjadi semakin sering kami lakukan. Aku tahu itu tak boleh tapi rasa rindu yang tak tertahan selalu membuat pertahananku bobol.

Di tahun 2007 aku lulus dari SMA, aku pulang kerumahku di kota E, otomatis kami terpisah, dan walaupun terpisah jarak dan waktu kami tetap berhubungan. Jarang sekali dia menemuiku, mungkin karena jarak yang jauh dan kesibukkannya dalam pekerjaan.

Walaupun demikian dia sering menelponku dan menanyakan kabarku, dia tak ingin jika aku dekat dengan laki-laki lain. Dua minggu sekali dan kadang sebulan sekali dia datang untuk menemuiku untuk saling melepas rindu.

Lama kelamaan dalam kesendirianku, aku termenung, aku merasa sangat berdosa telah selingkuh dengan suami orang, aku membayangkan andai aku jadi istrinya sangatlah sakit hati ini jika di hianati.

Baca juga:  Bingung Memilih Antara Kekasih Atau Mantan Suami

Dan aku berfikir sampai kapan berhubungan tanpa kepastian seperti ini, toh kami tidak pernah saling memiliki. Didalam ketermenunganku tersebut, aku memantapkan hatiku untuk mengakhiri hubungan ini.

Suatu hari hari dia meneleponku, dia memberi tahu bahwa dia ingin menemuiku pada hari itu ditempat biasa kami bertemu. Aku berfikir ini adalah waktu yang tepat untuk mengatakan semua ini.

Seperti biasa saat bertemu, dia memelukku dengan hangat dan mencium keningku dengan lembutnya. Aku hanya bisa terdiam dan merasakan kehangatan dan kelembutan darinya, mungkin itulah pelukan dan ciuman yang terakhir darinya.

Sangat berat rasanya mulut ini berkata karna mungkin aku pun tak ingin kehilangannya, tapi apa boleh buat tak ada pilihan lain selain memutuskan hubungan ini.

Lima menit kemudian aku memantapkan hatiku, kemudian aku berkata dengan lirih dan lembut agar tidak menyinggung dirinya, “Selama ini aku sangat mencintaimu dan aku tak ingin kehilanganmu, dan selama ini juga hubungan kita tanpa kepastian,untuk itu hubungan kita cukup sampai disini”.

Aku ingin berlari meninggalkannya, tetapi tangannya cepat menyambar tanganku dan memegangnya kuat, aku berusaha melepaskan namun aku tak berdaya.

Disaat itu juga aku melihat air matanya jatuh menetes, aku tak menyangka seorang laki-laki yang selama ini kuat dan tegar menangis untukku dihadapanku.

Kemudian dia berkata “Selama ini aku tak pernah menangis karna orang lain, hanya ini dan baru ini aku menangis karenamu,karena betapa sangat aku mencintaimu, sungguh… sungguh aku mencintaimu, jangan tinggalkan aku, aku tak biasa hidup tanpamu, kumohon”. Hingga dia bersujud di kakiku sambil menangis.

Kutahan air mataku agar tidak jatuh untuk menyembunyikan kesedihanku, aku tak menghiraukannya, kulangkahkan seribu kaki untuk berlari jauh meninggalkannya, dia mengejarku, namun aku sudah berlari jauh sekuat tenagaku.

Baca juga:  My Love Story

Hingga sampai di rumahku, aku langsung masuk ke kamar, aku menangis sejadi-jadinya menumpahkan kesedihanku. Itulah pertemuan terakhirku dengannya.

Dan jika aku teringat kejadian tersebut, aku selalu meneteskan air mataku. Hari-hari kulalui dalam kesendirianku, perlahan ku coba tuk melupakannya.

Dua tahun kemudian aku berjumpa dengan seorang laki-laki yang sangat baik, sabar, setia dan bertanggung jawab. Kami saling mencintai, hingga akhirnya kami memutuskan untuk menikah, dan sekarang kami di karuniai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun. Aku bersyukur dengan keluarga kami, keluarga bahagia, keluarga kecil yang selalu damai.

Dan saat ini tepat pukul 01:10 dini hari, dimana semua orang sudah terlelap bersama mimpi dan suamiku serta anakku sudah tertidur pulas di sampingku, aku masih tetap didepan layar laptopku untuk mengetik kisahku ini. Semoga kisah ini berguna bagi pembaca dan bisa di ambil hikmahnya. AMIN.

***
Punya pengalaman hidup untuk dishare ke pembaca ceritacurhat.com yang lain? Tulis dan kirim cerita Anda di sini!

Loading...

124 Comments

  1. saiko nagaya July 11, 2011
    • KEEVA July 12, 2011
  2. cinta July 12, 2011
  3. matkemprost July 12, 2011
    • terong June 4, 2016
    • Mantan Lelaki Malam June 25, 2016
    • iya August 25, 2016
  4. james July 12, 2011
  5. len July 13, 2011
  6. angely July 13, 2011
  7. jockerz July 13, 2011
    • diana July 15, 2016
  8. yanie July 13, 2011
  9. kodhep July 13, 2011
    • kodhep palsu July 15, 2011
  10. Dani July 15, 2011
  11. Fahmiana July 15, 2011
  12. Andy Ramadhan July 16, 2011
  13. uzi July 17, 2011
  14. lanang July 18, 2011
    • nn October 12, 2016
  15. joko widoro July 19, 2011
  16. munals July 19, 2011
  17. jajang July 20, 2011
  18. aan July 20, 2011
    • ska entot October 28, 2011
  19. Nunung nurjanah(Vanoe) July 21, 2011
    • diana July 15, 2016
  20. aming prayugo July 22, 2011
    • adipati Nirwana July 22, 2011
  21. langit July 22, 2011
  22. jon July 23, 2011
  23. Yusuf July 24, 2011
    • hetdina December 2, 2011
  24. hery July 24, 2011
  25. very July 25, 2011
  26. roelani July 25, 2011
  27. David Anda July 27, 2011
    • ani September 19, 2011
  28. Dwikita July 30, 2011
  29. ane August 4, 2011
  30. adi August 13, 2011
    • ficky September 24, 2016
    • Yoyok October 29, 2016
  31. Yuny August 14, 2011
  32. Tembel August 15, 2011
  33. yumi August 18, 2011
  34. kusnadi August 23, 2011
    • bagas September 3, 2011
      • bruce willisz October 6, 2011
      • chris November 13, 2011
  35. von August 26, 2011
  36. Zai September 5, 2011
    • sang penakluk October 31, 2011
      • chris November 13, 2011
  37. dantee September 9, 2011
  38. boy saputra September 9, 2011
  39. Ranowi September 10, 2011
  40. Penglyong September 12, 2011
  41. Andi September 14, 2011
  42. lucky September 14, 2011
  43. awal September 15, 2011
  44. uzha September 22, 2011
  45. andi September 23, 2011
  46. dhe September 25, 2011
  47. jakyjuned September 27, 2011
  48. asik September 29, 2011
  49. Marlah Citrawati October 4, 2011
  50. Franata October 5, 2011
  51. Yospra October 6, 2011
  52. arif October 7, 2011
  53. kiki October 11, 2011
  54. panca October 16, 2011
  55. Yerry fajar October 20, 2011
  56. enroe vuva October 23, 2011
  57. sugi October 24, 2011
  58. calistha October 25, 2011
  59. ian prabu October 25, 2011
    • panda September 28, 2014
      • Wjjang April 9, 2016
      • nana June 11, 2016
    • ganteng June 27, 2016
  60. jf October 27, 2011
  61. wawan October 30, 2011
  62. Rian November 4, 2011
  63. ibnu November 9, 2011
  64. racoplax November 23, 2011
  65. hendro November 24, 2011
  66. psrtoo November 26, 2011
  67. Bermain api December 7, 2011
  68. reno December 9, 2011
  69. heru January 4, 2012
  70. samsu January 6, 2012
  71. xxx January 6, 2012
  72. EDY April 13, 2012
  73. SUNARTO April 13, 2012
  74. Udiyono July 19, 2013
  75. agam December 28, 2013
  76. lady March 11, 2014
  77. dragon March 29, 2014
  78. nnovita April 24, 2014
  79. yt May 26, 2014
    • Wahyu Antini March 27, 2016
  80. papasitya January 4, 2015
  81. Roomhendi Mustofa October 9, 2015
  82. bule March 21, 2016
  83. Wahyu Antini March 27, 2016
  84. Nurainun_asmina April 23, 2016
  85. FEBY May 25, 2016
  86. dodol May 27, 2016
  87. nana June 11, 2016
    • aisyah October 24, 2016
  88. ganteng June 27, 2016
  89. Zhinta July 29, 2016
  90. Semie Nathalie August 3, 2016
  91. Zulya Ae August 14, 2016
  92. Ime September 6, 2016
  93. Ime September 6, 2016
  94. Lenna October 9, 2016
  95. handayani October 19, 2016
  96. vera January 19, 2017
  97. uni June 11, 2017
  98. Berliana August 11, 2017
  99. halimah March 26, 2018

Leave a Reply