Menu

Apa yang Kau Cari

Apa kau cari

Sudah di gunung, pantai kau rindukan
Tiba di pantai, gunung yang kau inginkan
Saat kemarau, kau tanya kapan hujan
Diberi hujan, kemarau kau tanyakan

Sudah tenang di rumah, pengin pergi
Begitu pergi, kau ingin ke rumah kembali
Sudah dapat ketenangan, keramaian kau cari
Keramaian kau temukan, ketenangan kau rindui

Apa sebenarnya yang kau cari
Belum berkeluarga, mencari istri/suami
Sudah berkeluarga, ngeluh anak belum diberi
Dapat anak, ngeluh lagi kurang rejeki

Ternyata sesuatu tampak indah karena belum kita miliki

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan
Kalau yang belum ada selalu kita pikirkan,
Sedang yang sudah diberi Allah kita abaikan?

Bukankah telah banyak yang kau dapatkan?

Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR
Karena kesyukuran akan membuatmu subur

Mungkinkah selembar daun bisa menutup bumi
Sedang kau tak bisa menutup telapak tangan sendiri
Tetapi saat selembar daun kecil menempel di mata
Maka bumi yang luas seperti tertutup semua

Begitu juga bila hatimu ditutupi keburukan
Seolah-olah yang tak cocok denganmu selalu kejelekan
Seluruh bumi seolah tak ada kebaikan
Padahal letaknya cuma hatimu yang ketutupan

Jangan tutup matamu dengan daun kecil
Jangan tutup hatimu dengan kotoran secuil
Syukuri nikmat Allah, meski kelihatan mungil
Terus istiqomah dengan sunnah maka kelak kau berhasil

Bila buruk hatimu, buruk pula akhlaqmu
Bila tertutup hatimu, tertutuplah segala sesuatu
Syukurilah semua apa yang ada padamu
Dari situ engkau memuliakan dirimu

Belajarlah berterimakasih kepada Allah Ta’ala
Sebagai modal untuk meMULIAkan-NYA.
Karena hidup adalah: “WAKTU yang dipinjamkan
Dan harta adalah: “ANUGERAH yang dipercayakan”

Semoga bermanfaat

***
Punya pengalaman hidup yang menarik untuk dishare ke pembaca yang lain? tulis dan kirim cerita anda disini.


2 Comments
  1. Serly Ros Rumbay
  2. ABC ABC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *