Menu

Aku Terperosok Dunia Malam Setelah Dikhianati Suami

Empat tahun sudah berpisah denganmu. Selama jadi istri aku gak pernah tau yang namanya dunia luar, tiap hari yang ku tau hanya melayanimu dengan baik, menuruti semua kata katamu, diam di rumah bagaikan burung dalam sangkar. Jangankan untuk bersosialisasi, ke luar rumah pun jarang.

Terperosok di dunia malam

Terperosok di dunia malam

Dengan segala perngorbanan dan kesetiaanku itu, sering aku bertanya pada diri sendiri, salahku dimana sehingga kau berpaling ke wanita lain.

Di usiaku yang masih belasan tahun kau sudah mengenalkanku arti mencintai, tetapi ternyata kau pula orang yang telah memperlihatkan sakitnya dikhianati.

Bagai tertusuk seribu jarum, sakit dan sangat sakit, seseorang yang sangat kita sayang dan sangat kita hormati tega berkhianat di depan mata.

Di suatu hari dalam kesendirianku, ku menatap cermin dan mulai melepas hijab, menatap wajah polos dalam bayangan cermin, apa salahku, apa kurangku.

Apa karna orang yang berhasil merebut kamu dari aku adalah orang yang berpakaian seksi, apa aku juga harus berpakaian seperti mereka, supaya kasih sayangmu kembali, supaya cintamu kembali, demi nama cinta.

Demi darah dagingmu yang masih bayi aku rela melakukan semua itu, tapi ternyata semuanya sia-sia, engkau tak pernah menoleh ke belakang, engkau tak pernah sadar bahwa ada bayi polos yang menangis menyebut namamu, memanggilmu ayah.

Dan akhirnya ini keputusan terakhirku, ku pilih pergi membawa bayi kecilku, melawan kerasnya kehidupan, melawan sakitnya dihina semua orang, menahan air mata karna sakit yang kau berikan.

Sekarang setelah 4 tahun perpisahan kita, kau datang dan meminta maaf. Segampang itukah, setelah kau buang saya dan anakmu bagaikan sampah, sekarang kau ingin kembali, maaf aku yang sekarang bukan lagi aku yang dulu, aku tak akan melanggar sumpahku sendiri.

Sekarang aku menyandang status hina dalam masyarakat, bekerja malam pulang pagi untuk menafkahi anakku. Semakin kukekang masa lalu semakin sakit hati ini dan semakin dalam aku terbenam dalam kubangan kotor ini.

Cintaku untukmu telah kukubur bersama hinaan yang selama ini ku terima, sekarang inilah hidupku, jangan tanya kenapa aku seperti ini tapi tanyakan pada hati kecilmu sejak kapan aku mulai seperti ini, sekarang buat aku cinta itu anjrit dan cinta itu gak pernah ada, semua bohong.

2 Comments
  1. Dede
  2. sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *