Menu

Aku Terperangkap Cinta Adik Letting Suami

Sebagai seorang wanita normal tentu aku juga bisa terg0da untuk selingkuh terutama jika suami memberi contoh buruk dan menjalin hubungan cinta dengan wanita lain. Cerita yang aku jalani ini sama sekali diluar kuasaku untuk menolaknya

Terperangkap Cinta Adik Letting Suami

Terperangkap Cinta Adik Letting Suami

Perkenalkan namaku Ana usiaku saat ini 29 tahun, sedang suamiku seorang anggota TNI dengan pangkat perwira pertama, dia terpaut usia 5 tahun di atasku.

Semua kisah yang aku alami ini berawal dari akun jejaring sosial suamiku yaitu facebook. Aku menemukan bukti kalau suami memiliki wanita lain di dunia maya.

Masih terekam jelas di file otak memoriku, saat itu awal tahun 2009 di mana aku masih bekerja sebagai tenaga customer servise di sebuah bank swasta nasional di kota S, sebuah kota metropolis terbesar ke 2 di Indonesia.

Awalnya aku tidak mempermasalahkan toh itu hanya sekedar dunia maya yang keasliannya tidak bisa di buktikan 100 %.

Akupun tetap sibuk dengan aktifitasku, namun seiring dengan berjalannya waktu, aku lama-lama merasa risih juga dengan adanya info dari teman-teman dan saudaraku yang kebetulan berteman dengan suamiku di facebook.

Akhirnya di bantu seorang teman aku di buatkan sebuah akun fiktif untuk mengontrol aktifitas suamiku di akunnya. Aku sangat kecewa di dalam file albumnya tidak ada foto keluarga kecilnya, dia lebih sering memamerkan fotonya dengan seragam kebesarannya.

Advertisement


Dan pada puncaknya tiba-tiba ada seorang perempuan inisial A yang menceritakan ke saudaraku kalau dia ada hubungan istimewa dengan suamiku lewat dunia maya. Aku langsung kroscek ke suamiku, dia mengelak, kami pun bertengkar hebat.

Akhirnya aku kirim message ke perempuan itu menggunakan akun fiktifku, di luar dugaanku perempuan itu malah balik menyerangku dan menghinaku sebagai perempuan bodoh. Aku tetap menyalahkan suamiku. Aku marah, kecewa, dendam dan aku rasa itu sangat manusiawi.

Yang membuatku semakin curiga, laptop suamiku tidak bisa kubuka karena dia memasang password. Pernah aku memaksa dia untuk buka laptopnya, dan duuh gusti banyak foto perempuan di sana, perbuatannya sangat tidak pantas di lakukan oleh seseorang yang sudah menikah.

Kadang aku berpikir, di kantor banyak nasabah dan sesama teman kantor yang menaruh hati padaku, tapi aku sangat menjaga hati karna aku pikir sebuah perselingkuhan hanya bisa membawa sial dan aib yang sangat memalukan. Yang jelas, aku mengakui sangat menderita dengan perlakuan suamiku.

Berkenalan Dengan Pria Lain

Suatu hari, melalui akun fiktifku di facebook muncul seorang cowok yang berprofesi sama dengan suamiku, awalnya tidak pernah aku perhatikan hingga suatu saat dia kirim message yang isinya hanya sekedar menanyakan udah makan belom dan pertanyaan klise lainnya, akupun menjawab sekenanya.

Tiba-tiba pria itu minta pin, mungkin karna aku masih suntuk dengan kelakuan suamiku, akupun memberikan pin dan nomor ponselku, pikirku lumayan lah buat temen ngobrol. Maka mulai saat itu tiada hari tanpa bbm dan sms dari dia.

Dari situlah aku tau ternyata pria itu dulu juga mengambil pendidikan yang sama dengan suamiku di kota Y. Aku bingung dan takut, bisa-bisa keadaan menjadi runyam tapi aku tak kuasa untuk menjauh darinya.

Hingga suatu hari dia bilang akan ke kotaku karna ada sebuah acara yang akan dihadirinya.

Dia bahkan mengajakku ke acara tersebut, jelas saja aku tolak ajakannya. Aku tak mau keluargaku berantakan karena jalan dengan orang yang belum aku kenal baik.

Tapi dengan berbagai alasan akhirnya dia berhasil mengajakku untuk bertemu dengannya di sebuah tempat di kawasan utara kota S.

Setelah pulang kantor dengan susah payah aku mencari alamat itu dan akhirnya kita bertemu juga untuk pertama kalinya.

Kami langsung jalan, kukendarai mobilku dan dia duduk di sebelahku, kami hanya makan kemudian lanjut nonton, tidak lebih dari itu. Setelah pertemuan itu aku kembali berfikir sampai kapan aku seperti ini, aku capek tapi aku juga merasa nyaman bersama dia.

Sampai detik itu pun dia belum tau kalau aku sudah memiliki suami yang sebenarnya adalah seniornya sendiri juga dan sudah memiliki seorang anak. Penampilan fisikku memang sangat mendukung, aku langsing, tinggiku semampai, kulitku pun bersih seperti peranakan etnis padahal aku suku Jawa asli.

Ketahuan Suami

Sejak pertemuan itu pula dia semakin sering menghubungiku, tiada hari tanpa kata sayang, kita pun sering tukar foto hingga suatu hari ketakutanku menjadi kenyataan.

Biasanya jika suami ada rumah, aku pasti langsung menghapus semua sms dan message di bbm dari pria itu, sayangnya malam itu, tiba tiba dia kirim sms yang isinya pengen ketemu karena posisinya berdekatan dengan kotaku. Saat itu suamiku sedang pegang bb ku dan membaca pesannya.

Maka terbongkarlah semuanya, aku gak tau apa isi pembicaraan mereka karna semua pesan langsung di hapus tapi intinya dia meminta maaf karna ga tau kalau ini istrinya yang tak lain seniornya sendiri.

Tidak hanya itu, di kantor suamiku pun sudah heboh karna lettingnya pria itu juga ada yang sekantor dengan suamiku, mereka di kumpulin dan aku tidak bisa membayangkan apa yang terjadi.

Sejak itu dia tidak pernah menghubungiku lagi, akupun demikian, aku merasa ada yang hilang, jiwaku kosong ya separuh jiwaku telah pergi. Hingga pada suatu hari aku memberanikan diri meneleponnya, aku minta maaf sebesar besarnya, ini semua salahku aku telah melibatkannya dalam masalah keluargaku.

Dia pun masih bersikap hangat bahkan saat hari raya tiba dia masih mengucapkan selamat. Kini sudah setahun sejak kejadian itu, akupun sudah resign dari pekerjaanku karna aku pikir keadaan akan lebih baik jika aku di rumah total mengurus rumah tangga.

Semenjak kejadian itu, suamiku sering mencurigai aku. Aku pikir tak apa, tapi kenapa pria itu selalu muncul dalam pikiranku, pada malam-malam tertentu perasaan itu sangatlah kuat dan bahkan dia kadang hadir dalam mimpiku, ingin rasanya aku pergi menemui dia.

Aku merasa perasaanku sangat dalam kepadanya sampai aku meneteskan air mata, aku gak tau apa yang terjadi pada diriku. Mungkinkah aku begitu mencintai pria itu, atau mungkinkah ini perasaan kesepian karena suami yang pernah mengkhianatiku?

Tidak pernah aku merasakan seperti ini sebelumnya, bahkan kepada suamiku sekalipun. Saat aku sakit dan dirawat di RS aku merasakan kehadiran pria itu menemaniku, aku pun hanya bisa menangis apakah dia cinta sejatiku, ah mengapa harus aku jalani kisah seperti ini?

Ingin kuhapus dia dari ingatanku, aku ingin fokus dengan rumah tanggaku, tiap berdoa aku memohon kepada Tuhan agar bisa menghilangkan dia dari ingatanku, berilah dia pendamping yang terbaik agar dia bisa bahagia.

Untuk suamiku akupun berdoa agar dia bisa berubah, hentikan kebiasaan online di dunia maya yang sangat menjijikkan, Aku berharap kisah lama antara kami berdua bisa segera diakhiri.

Karna masih terikat janji suci pernikahan dan karena mengingat anak-anak, masih bisa bertahan. Sebelum kuakhiri tulisanku ini special buat mas H di kota S True love never dies.
***

Seperti dikisahkan kawan Cristina ke redaksi ceritacurhat.com. Tulis dan kirim cerita anda disini.

Tags:
5 Comments
  1. Muhammad Ma'ruf
  2. ari subekti
  3. Indah Putri
  4. bule
  5. apriani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *