Cerita ini adalah sebuah kisah nyata kehidupanku. Bisa dikatakan apa yang aku alami ini adalah akibat perbuatan isengku sendiri. Aku sudah berkeluarga dan mempunyai dua orang anak. Mungkin karena aku kawin muda maka aku merasa tergoda jika melihat laki-laki lain selain suamiku.

Dalam diriku selalu ada keinginan untuk selingkuh dan mencoba melakukannya dengan pria lain selain suamiku. Darah mudaku seakan bergelora dan selalu saja ada keinginan untuk mengenal pria-pria lain lebih dalam. Mungkin juga karena penampilanku yang seksi sehingga banyak laki-laki yang terpesona melihatku dan tentu saja semakin mudah aku rayu.

Sudah banyak laki-laki yang aku rayu, biasanya mereka langsung klepek-klepek begitu aku rayu dengan kata-kata mesra. Tetapi meskipun demikian, aku tidak pernah sampai melakukan hubungan seks dengan mereka. Sejujurnya aku akui kalau aku cuma iseng dengan mereka dan mengisi waktu luangku.

Dan karena keisengan itu pulalah akhirnya aku kena batunya. Suatu hari, aku diperkenalkan suamiku ke temannya. Dia sudah beristri tetapi belum mempunyai anak. Melihatnya membuat pikiran isengku muncul lagi, aku rayu dan gombal dia setiap ada kesempatan. Ternyata dia pun meresponku.

Setiap hari dia selalu menelponku dan aku selalu merayunya. Tapi entah kenapa, aku merasakan kalau aku mulai jatuh cinta dengannya, mungkin aku sudah kena batunya karena selama ini aku selalu iseng dengan laki-laki lain. Sepertinya ini adalah awal mulanya aku selingkuh dengan suami orang lain. Aku jadi takut tapi merasa candu dan rindu dengannya.

Sekarang dia sedang di jakarta karena perjalanan dinas. Entah kenapa aku selalu telpon dia dan dia pun senang aku menelponnya. Bahkan dia meminta aku mengirimkan dia foto telanjangku. Ya sudah aku akhirnya kirimkan dia beberapa foto bugilku. Dia senang sekali, dia selalu memuji fotoku. Katanya aku lebih putih dari istrinya.

Suatu hari, dia mengajak aku datang ke Jakarta, katanya dia sedang kangen dan ingin bersetubuh denganku. Tapi aku masih bingung, apakah harus menuruti ajakannya atau tidak?

Tapi aku selalu memikirkannya dan aku selalu mengkhayal tentang dia. Sepertinya aku ingin menolaknya tapi tidak bisa. Mungkin benar aku sudah kena batu karena ulahku sendiri. Tapi pasti aku akan datang ke Jakarta untuk menemuinya karena aku juga ingin tahu permainan sexnya.

Tapi disisi lain aku takut, aku tahu suamiku akan sangat marah jika dia tahu kelakuanku, atau mungkin dia akan menceraikanku. Kalau sudah berpikir sampai disitu aku langsung ingat Tuhan dan mencoba mengubur dalam-dalam keinginanku.