Kisah Nyata – Aku adalah seorang karyawan swasta yang sudah 6 tahun menikah dan dikaruniai 2 orang anak, istriku juga seorang karyawan swasta.
Sejak pernikahan kami hingga bulan-bulan terakhir pernikahan kami tidak bermasalah, tetapi pada akhir januari 2010 aku di kagetkan dengan keinginan istriku yang jadi tidak seperti biasanya.
Biasanya dia seorang wanita yang pendiam dan tergolong rumahan, tapi terakhir dia menjadi banyak tingkah dan senang sekali melakukan kegiatan di luar rumah.
Yang terakhir yang membuat aku kaget adalah keinginannya untuk les berenang secara privat, menurutnya teman-temannya pun pada bisa berenang berkat les privat yang hanya dalam waktu singkat.
Mengapa aku kaget ? karena sebenarnya kami sekeluarga sering mengisi liburan dengan berenang dan sering saya ajari pula istri saya berenenang karena saya juga mampu berenang dan memberikan teknik cara berenang, namun dia enggan, tapi mengapa sekarang dia jadi ngotot ingin les privat ?
Akhirnya aku luluskan permintaan istriku (padahal semula aku tidak mengijinkan dengan alasan : 1. aku bisa mengajarinya, 2. anak-anak tidak ada yang menjaga karena jam lesnya adalah pkl 16 sampai pkl 18 WIB, 3. Aku tidak rela istriku di raba-raba oleh laki-laki lain (cemburu).
Ketika istriku berangkat, tanpa sepengetahuan dia aku mengikuti dengan motor yang aku pinjam dari tetangga, sekalian menitipkan kedua anakku.
Sampai di tempat berenang dia disambut laki-laki yang bertubuh seksi dan atletis. Lalu aku langsung masuk arena renang dan masuk kolam sebelum mereka mengetahui aku mengikutinya.
Aku perhatikan mereka menuju kamar ganti dan berganti pakaian bersama, lalu mereka masuk kolam renang dengan bergandengan tangan, aku mulai penasaran dan aku perhatikan terus perilaku kedua insan ini. Lalu ketika istriku akan masuk kolam, di tuntunnya dari bawah karena laki-laki ini sudah masuk lebih dulu.
Dan akhirnya dalam pelatihan ini terlihat istriku seakan sengaja di pegang bagian perut untuk mendapatkan gerakan berenang gaya kupu-kupu, lalu dilepaskannya sehingga hampir tenggelam dan langsung ia selamatkan dengan memeluk tubuh istriku.
Pembaca, apa yang terjadi kemudian ? pembaca bisa tebak sendiri. Aku langsung pulang dengan membawa bukti celana renang laki-laki dan celana dalam istriku.
Sesampai di rumah aku interogasi dia. Mula-mula istriku menyangkal dan setelah barang bukti itu aku berikan, akhirnya dia mengakui perbuatannya, dan ternyata mereka saling kenal saat kami berenang sekeluarga, tanpa sepengetahuanku mereka berdua berkenalan.
Kini kuceraikan istriku yang berselingkuh. Anak-anak aku bawa serta dan tidak kuijinkan bertemu dengan ibu mereka. Sampai sekarang aku masih sangat sedih jika mengingat peristiwa itu.



diselingkuhi oleh org yg kt sayang adalah hal yg sangat menyakitkan ,mudah2n dgn berll nya waktu anda bs mema’afkan istri anda dan dipertemukan dgn org yang benar2 bs diajak berumahtangga….aminnn
Saya sangat memahami apa yang anda rasakan saat itu, karena saya juga mempunyai kenangan yang sama dalam hidup saya,
saat dimana kita melihat istri yang kita cintai dan wanita yang diharapkan kasihsayangnya oleh anak anak kita ternyata terlena oleh cinta lelaki lain, tanpa memikirkan suami dan anak anak dirumah.
keputusan semua ada ditangan anda… dan konsekuensi juga harus anda jalankan… selamat menemputh hidup yang ‘baru’ sebagai single parent sampai anda temukan lagi seseorang yang bisa menjadi pengganti nya…..
saya tertarik dengan kelanjutan curhat anda, bagaimana nasib istri anda setelah diceraikan ? dan bagaimana nasib anak2 anda yg hidup tanpa ibu nya?
akupunya pengalaman yg paling menyakitkan…istriku selingkuh dengan pacarnya dulu…aku ceraikan…anakku gak mau..dia minta ampun dan tobat…pokoknya sakit sekali hati ini….
mantap bung…. selamat ya..
karena sy salah satu pendukung yg punya reaksi seperti anda..
keputusan anda dan terbaik untuk anda, maka janilah.
kalo isteri gue sampai selingkuh…gue siram mukanya dg air keras….dan lelaki selingkuhannya gue culik terus potong kelaminnya supaya menderita seumur hidup….asal jgn sampai ko’it aja dihukum paling 4 thn….
semua indah pada waktunya…
yakin lah ntu ^_^
Bila posisi saya seperti anda, itulah konsekuensi yang harus diterima buat istri sialan seperti itu. Apalagi saya pribadi boro-boro yang namanya judi, mabuk apalagi selingkuh. Kadang berpikir, dosa apa yang pernah kita perbuat … kita sudah berusaha mencari nafkah dengan halal dibalas seperti itu …
Saya dukung anda , saya juga muak jika ada kelakuan istri seperti binatang. Gnta ganti pasangan.. Jika saya menjadi anda akan saya permalukan dia didepan umum dan depan orang tuanya atau teman temannya.. Soalnya saya juga pernah sakit pakai banget…