Menu

Demi Suamiku.. Tuhan Tolong Beri Aku Anak!

Namaku Levina, aku seorang istri dan sampai sekarang belum dikaruniai anak. Saat ini aku menjalin hubungan dengan suami orang. Kita teman kerja namun bertugas di daerah yang berbeda. Karena satu bidang, otomatis kita sering berkoordinasi. Cerita selingkuh aku dan dia pun terus berlanjut hingga sekarang dan entah sampai kapan. 

Cerita selingkuh tidak bahagiaKesalahan yang kusesali hingga sekarang adalah aku minta nomor pin-nya. Kalau tahu jadinya akan begini, benar-benar tidak akan aku memintanya. Karena berawal dari bertukar pin itu, dia intens menghubungiku.

Awalnya aku tidak nyaman dengan cara dia mendekatiku. Namun, karena iseng kutanggapi dia. Sambil mencari tahu apa sih yang dimau? Saat itu kita sama-sama sudah mengetahui bahwa masing-masing telah mempunyai pasangan. Bahkan dia telah mempunyai 3 anak.

Dia mulai rutin menelpon, sms, bbm membicarakan banyak hal. Saling curhat mengenai pekerjaan, bahkan hubungan pribadi dengan pasangan.

Karena merasa saling cocok, kita memutuskan menjalin hubungan tanpa harus menyakiti pasangan yang telah ada. Singkatnya kita menjalin hubungan diam-diam. Deal!

Sepertinya mudah, tapi ternyata tidak. Yang ada aku harus banyak menahan perasaan. Ketika dia pulang ke rumah (karena kerjaan dia luar kota jadi seminggu sekali dia pulang ke rumah) aku tidak menghubunginya kecuali konsolidasi pekerjaan yang sangat penting.

Yang tersulit ketika libur panjang dan dia harus di rumah. Aku harus bisa meredam rinduku padanya, karena aku tidak bisa menghubunginya.

Walaupun salah, lama-lama ternyata aku benar-benar jatuh cinta kepadanya. Celakanya, cintaku padanya justru lebih besar ketimbang ke suamiku. Dan ini sangat-sangat menyakitkan.

Baca juga cerita selingkuh lainnya:

Aku tidak seperti selingkuhan orang lainnya yang mengejar materi. Aku tidak pernah meminta apa-apa, dan hubungan kami pun juga tidak sampai jauh hingga berhubungan badan. Aku mencintai dia dengan tulus.

Aku ingin keluar dari lingkaran ini namun tak mampu, aku mencintai dia yang seharusnya tidak boleh kucintai.
Aku pernah mengatakan padanya untuk mengakhiri saja hubungan ini tapi dia tidak pernah mau melepasku. Akhirnya aku jalani saja hubungan perselingkuhan itu, entah sampai dimana… entah sampai kapan.

Aku banyak menahan perasaan, menelan kekecewaan ketika dia lebih mengutamakan istrinya. Ketika status bbm-nya mengatakan betapa istrinya special, betapa dia mencintai istrinya walaupun sadar memang itu yang seharusnya kan.

Tapi perasaanku tidak bisa dibohongi. Kalau dia begitu mencintai istrinya kenapa dia berselingkuh denganku?

Aku juga harus ekstra memahami dia, mengalah ketika dia bermasalah dengan istrinya kemudian meluapkan marahnya kepadaku. Memahami keegoisannya, cueknya dan segalanya.

Dia pernah berkata merasa bersalah terhadap anak dan istrinya, tapi ketika aku minta berakhir dia tidak mau. Apa dia tidak tahu bahwa apa yang telah dilakukannya menyakitiku?

Aku tahu harusnya aku yang mengambil langkah menjauh tapi ternyata tidak semudah diucapkan. Benar-benar tidak mudah karena cinta sudah berbicara. Aku berdoa agar segera dikaruniai anak, mungkin dengan begitu pikiranku tidak lagi terfokus padanya.

Demi suamiku, Tuhan beri aku anak!

Untuk teman-teman, jangan sekali-sekali mencoba berhubungan dengan pria yang sudah beristri, tidak semuanya menjadi seindah bayangan kita. Apalagi bila terlanjur jatuh cinta, tersiksa lahir batin. Apalagi kalau kita sudah memiliki pasangan, melihat wajah polosnya yang tidak tahu bahwa cinta pasangannya sudah terbagi juga menjadi siksaan tersendiri.

Doakan saya agar bisa segera terlepas dari lingkaran ini. Aku sangat tersiksa dan tersakiti.
***

Seperti dikisahkan oleh kawan Levina ke redaksi ceritacurhat.com. Tulis dan kirimkan cerita anda disini

4 Comments
  1. zzzz
  2. Bambang Mulyono
  3. bule
  4. Tifftany Roza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *