Menu

Dilema Antara Isteri dan Orang Tua

Saya pria keturunan sunda (Garut) dan isteri saya Jawa. Dalam adat sunda seorang pria sunda kurang baik jika menikahi wanita keturunan Jawa. Agak kolot memang tapi orang tua dan keluarga selalu mewanti-wanti saya untuk menaati tradisi itu.

Cerita cinta antara istri dan orang tuaSaya yang terlanjur cinta kepada istri memberanikan diri melamarnya. Saya tahu orang tua saya kurang setuju meskipun pada akhirnya mereka merestui pernikahan kami. Sekarang setelah resmi menikah, saya dan istri tinggal menetap di Garut.

Sembilan bulan sudah saya menjalani bahtera rumah tangga, dan semuanya baik-baik saja. Kami hidup bahagia walaupun dengan penghasilan yang masih pas-pasan.

Namun disaat saya beranikan diri untuk memulai merintis usaha dengan hasil pinjaman dari bank, nasib kami pun mulai berubah.

Dihari saya menerima uang dari bank, hari itu juga keluarga isteri saya dari Jawa memberi kabar bahwa mertua laki-laki saya sakit.

Saya pun memutuskan untuk berangkat ke Jawa bersama istri membesuk bapak mertua. Sementara uang modal dari bank itu saya titipkan kepada orang tua saya.

Sebelum berangkat saya berpesan kepada istri kalau kita hanya akan tinggal satu minggu saja di sana. Namun keadaannya berubah, setelah sampai disana, isteri saya malah tidak mau kembali lagi pulang ke Garut, alasannya karena dia ingin merawat orangtuanya.

Baca juga cerita cinta menarik lainnya:

Advertisement


Saya pun bingung sementara saya meninggalkan hutang yang lumayan besar di Garut. Orang tua saya juga terus menghubungi saya menyuruh pulang dan melanjutkan usaha yang saya rintis.

Kebingungan saya bertambah karena saya tahu di kampung isteri saya ada mantan isteri pacar saya yang dulu merenggut keperawanan isteri saya. Tentu saya tidak ingin mengenalnya meskipun itu hanya untuk bertegur sapa.

Saya mencintai istri saya tapi saya juga perlu mengurus usaha saya di Garut. Apakah saya perlu bolak balik Garus ke kampung istri saya setiap minggu? Saya juga malu dengan orang tua saya yang dari awal memang tidak setuju saya menikah dengan istri saya.

Terimakasih kepada redaksi ceritacurhat.com yang telah memuat cerita ini.

***

Seperti dikisahkan kawan Taufik ke redaksi. Ingin curhat? tulis dan kirim cerita anda disini.

Tags:
One Response
  1. alina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *